23/10/13

Gambaran Umum Etika


1.Gambaran Umum Etika (pengertian,prinsip,basis teori etika,egoism)
a. Pengertian Etika
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
St. John of Damascus (abad ke-7 Masehi) menempatkan etika di dalam kajian filsafatpraktis(practicalphilosophy).
Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita.Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi.Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia.
Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika).
b. Prinsip Etika
 Prinsip - prinsip Etika
Dalam peradaban sejarah manusia sejak abad keempat sebelum Masehi para pemikir telah mencoba menjabarkan berbagai corak landasan etika sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Para pemikir itu telah mengidentifikasi sedikitnya terdapat ratusan macam ide agung (great ideas). Seluruh gagasan atau ide agung tersebut dapat diringkas menjadi enam prinsip yang merupakan landasan penting etika, yaitu keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran.
 

Prinsip Keindahan
Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya. Misalnya dalam berpakaian, penataan ruang, dan sebagainya sehingga membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja.
 

Prinsip Persamaan
Setiap manusia pada hakikatnya memiliki hak dan tanggung jawab yang sama, sehingga muncul tuntutan terhadap persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, persamaan ras, serta persamaan dalam berbagai bidang lainnya. Prinsip ini melandasi perilaku yang tidak diskrminatif atas dasar apapun.
 

Prinsip Kebaikan
Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia pada hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya. Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesungguhnya bertujuan untuk menciptakan kebaikan bagi masyarakat.


c. Jenis etika

Etika Filosofis

Etika filosofis secara harfiah (fay overlay) dapat dikatakan sebagai etika yang berasal dari kegiatan berfilsafat atau berpikir, yang dilakukan oleh manusia. Karena itu, etika sebenarnya adalah bagian dari filsafat; etika lahir dari filsafat.

Etika termasuk dalam filsafat, karena itu berbicara etika tidak dapat dilepaskan dari filsafat. Karena itu, bila ingin mengetahui unsur-unsur etika maka kita harus bertanya juga mengenai unsur-unsur filsafat. Berikut akan dijelaskan dua sifat etika:

1. Non-empiris 
Filsafat digolongkan sebagai ilmu non-empiris. Ilmu empiris adalah ilmu yang didasarkan pada fakta atau yang kongkret. Namun filsafat tidaklah demikian, filsafat berusaha melampaui yang kongkret dengan seolah-olah menanyakan apa di balik gejala-gejala kongkret. Demikian pula dengan etika. Etika tidak hanya berhenti pada apa yang kongkret yang secara faktual dilakukan, tetapi bertanya tentang apa yang seharusnya dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

2. Praktis Cabang-cabang
 filsafat berbicara mengenai sesuatu “yang ada”. Misalnya filsafat hukum mempelajari apa itu hukum. Akan tetapi etika tidak terbatas pada itu, melainkan bertanya tentang “apa yang harus dilakukan”. Dengan demikian etika sebagai cabang filsafat bersifat praktis karena langsung berhubungan dengan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia. Tetapi ingat bahwa etika bukan praktis dalam arti menyajikan resep-resep siap pakai. Etika tidak bersifat teknis melainkan reflektif. Maksudnya etika hanya menganalisis tema-tema pokok seperti hati nurani, kebebasan, hak dan kewajiban, dsb, sambil melihat teori-teori etika masa lalu untuk menyelidiki kekuatan dan kelemahannya. Diharapakan kita mampu menyusun sendiri argumentasi yang tahan uji.


Etika Teologis

Ada dua hal yang perlu diingat berkaitan dengan etika teologis. Pertama, etika teologis bukan hanya milik agama tertentu, melainkan setiap agama dapat memiliki etika teologisnya masing-masing. Kedua, etika teologis merupakan bagian dari etika secara umum, karena itu banyak unsur-unsur di dalamnya yang terdapat dalam etika secara umum, dan dapat dimengerti setelah memahami etika secara umum.

Secara umum, etika teologis dapat didefinisikan sebagai etika yang bertitik tolak dari presuposisi-presuposisi teologis. Definisi tersebut menjadi kriteria pembeda antara etika filosofis dan etika teologis. Di dalam etika Kristen, misalnya, etika teologis adalah etika yang bertitik tolak dari presuposisi-presuposisi tentang Allah atau Yang Ilahi, serta memandang kesusilaan bersumber dari dalam kepercayaan terhadap Allah atau Yang Ilahi. Karena itu, etika teologis disebut juga oleh Jongeneel sebagai etika transenden dan etika teosentris. Etika teologis Kristen memiliki objek yang sama dengan etika secara umum, yaitu tingkah laku manusia. Akan tetapi, tujuan yang hendak dicapainya sedikit berbeda, yaitu mencari apa yang seharusnya dilakukan manusia, dalam hal baik atau buruk, sesuai dengan kehendak Allah.

Setiap agama dapat memiliki etika teologisnya yang unik berdasarkan apa yang diyakini dan menjadi sistem nilai-nilai yang dianutnya. Dalam hal ini, antara agama yang satu dengan yang lain dapat memiliki perbedaan di dalam merumuskan etika teologisnya.



Referensi    :
 http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/prinsip-prinsip-etika-2/
 http://id.wikipedia.org/wiki/Etika

07/05/13

Grilled Chicken businesses



I think grilled chicken still has a chance because this is one of the favorite foods of Indonesia. To open a business in the street that you should notice is to give the cart a range of 2 to 3 million, frying equipment, gas and some other small cookware worth hundreds of thousands. You can start a at a cost of less than 5 million, although more secure when you have a cash reserve.


Grilled Chicken businesses
In addition to chicken salad seasoning, culinary made from raw chicken is popular in the grilled chicken. Culinary favorites are usually made of a medium-sized chicken. It is used to flavor chicken spices including garlic, onion, cayenne pepper, red pepper, coriander, pepper, turmeric, and salt. So that all the flavors mingle, which is spiced chicken usually Dunkirk-steamed in a sealed container. The chickens will be processed if there is an order that can be served hot. Normally, grilled chicken served with white rice or rice uduk, chili, and fresh vegetables, which consists of cucumber, basil, lettuce, and cabbage. Grilled chicken can be sold whole or cut - cut to taste the buyer.

Business Description Grilled Chicken

Raw Materials
Given that the process of making grilled chicken little tricky and time consuming, many people ultimately prefer to buy rather than make their own. Situations like this are a great opportunity for businesses grilled chicken.
Grilled chicken itself consists of several types, including butter roasted chicken, grilled chicken taliwang, rica-rica grilled chicken, and grilled chicken Paniki. However, the prima donna of all kinds of barbecued chicken is grilled chicken sukabumi. Not be surprised if more and more culinary efforts, particularly pavement cafés, which offer grilled chicken sukabumi as their mainstay menu. Due to competition in this business is quite tight, grilled chicken made you must have a characteristic, both in terms of flavor and sauces, in order to compete.

Business Location
Before opening a business, make sure that your place of business around there will not be too many competitors that offer the same menu. This is to prevent unfair competition as customers scramble. Grilled chicken culinary business opportunity you will be very large if the business is set up in a crowded area, such as on the motorway or near the shopping center.

Business Supplies
Some business equipment that you must have to open a business is a grilled chicken leg five carts or storefronts, toaster, hand fan or a fan, and pans. Cutlery and tables and chairs can be provided by you, even if usually grilled chicken buyers would prefer to eat at home, especially those who buy whole chickens talent - from one chicken. Here is a list of approximate prices of some of the equipment needed
Equipment price

Employee
The labor is enough to run this business. However, when crowded, such as on weekends, you can just increase the amount of labor in anticipation of the growing number of buyers. The additional workers can pay daily wages range Rp 50,000 - Rp 100,000, while for permanent workers, you can hired him Rp 700,000 - Rp 800,000 per month.

Promotion
Sell ​​the "hallmark" of this business is one of the most effective forms of promotion. The hallmark is hanging some grilled chicken whole in the window so that it can be seen by all who pass by. Chicken hanger-watering can invite people - people who initially just passing to finally buy your barbecued chicken. Banners are easily legible and conspicuous to be a very useful means of promotion. Also, do not underestimate the aroma that comes from the process of burning the chicken. Fragrance-watering grilled chicken can make people buy the grilled chicken.

Price Grilled Chicken
Selling price of a whole roasted chicken is around Rp 27,000 - Rp 30,000. While the grilled half chickens can you sell Rp 15,000 - Rp 16,000. For consumers who want to eat a piece of grilled chicken - thighs or breasts - with rice, sambal, and lalapannya in place can be charged Rp 7,000 - Rp 10,000 per portion.


Business Barriers
The impact of bird flu issue, glonggongan chicken, or chicken tiren the end - the end appears a little more effort to disrupt the continuity of your barbecued chicken. To address them, you can put up posters or banners that contains information that you made grilled chicken 100% free of bird flu and not use chicken or chicken glonggongan tiren. Although impressed trivial, as this information could improve consumer confidence in your business.

Business Analysis Grilled Chicken
 Assumptions
1. 2 year lifetime cart
2. The lifetime of the grill 2 years
3. Lifetime cookware 2 years
4. The life span of the fan 2 years
5. Other equipment lifetime 2 years

Income per month
Sales grilled chicken:
60 servings x Rp 10,000 x 30 days = Rp 18,000,000

Sources: http://peluang-usaha-kuliner.blogspot.com/2012/02/usaha-ayam-bakar.html

30/03/13

Application Letter



                                                                                                                      Jakarta, May 25, 2013


Dear;

Ministry of Human Resource Development
PT. INFOMEDIA
Jl. R.S. Fatmawati No.77-81
Jakarta 12150

Good day,

Herewith I convey my desire to join the employee at PT. INFOMEDIA. I have work experience related to Accounting, Finance and Management Information Systems in a private banking company nasioanal.

Currently I am in very good health condition, and can work in teams or individually as well, although for a job with a deadline (dead line) tight. Based on work experience, as well as a willingness to learn and work better, I believe will be able to make a valuable contribution to PT. INFOMEDIA.

I hope the father / mother is willing to take the time to interview, so I can introduce myself in more detail. I hope my qualifications and experience of working in accordance with the needs of employees in the company's father / mother.


Yours sincerely,



Dedi Hidayat



Opinion about this job: an accountant is a goal that I wanted after graduating from the University Gunadarma. Purposes that require sacrifices for 16 years, and I hope that desire faster than should be done. amen

Curriculum Vitae




Personal  Details

Full Name                   : Dedi hidayat
Sex                              : Male
Place, Date of Birth    : Bekasi, november 08, 1991
Marital Status             : Single
Height, Weight            : 166 cm, 64 kg
Religion                      : Moslem
Nationality                  : Indonesia
Address                      : JL Bambu II KP. Kranggan RT.002/010 NO.12 Jati karya, Jati sampurna Bekasi 17435
Phone Mobile             : 085777450050       
Email                          : dedihidayat83@ymail,com

Educational Background

1998 – 2004                : SDN Jati karya II
2004 – 2007                : SLTPN 28 Bekasi
2007 – 2010                : SMAN 7 Bekasi
2010 - Now                 : Accounting Departement at Gunadarma University, Depok.

Qualification

1.      Accounting & Administration Skills (Journal Printing & Calculation, Ledger, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls, Project Data Updating, Teller, Salary Calculation)
2.      Computer Literate (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).
3.      Taxation System
4.      Internet Literate.


 Bekasi, March 27th 2013




     Dedi Hidayat